Blog Archive

Friday, 18 March 2016

pengertian peta tematik

peta tematik

1. Pengertian peta tematik 

      Peta tematik atau peta khusus (special purpose map) adalah peta  yang menampilkan satu objek atau fenomena tertentu.Peta ini khusus menginformasikan tema-tema tertentu yang diperlukan dalam pengetahuan,penelitian,atau perencanaan.Misalnya,peta curah hujan,peta cuaca,peta distribusi penduduk,peta persebaran barang tambang dan peta pariwisata.

2. Komponen peta tematik

      Seperti yang kalian pelajari dua tahun lalu (X),suatu peta dapat dikatakan baik apabila memenuhi beberapa syarat-syarat peta,Jika memiliki komponen peta.Komponen peta harus menunjukkan informasi yang ada pada muka peta sesuai dengan keadaan di lapangan.Komponen peta pada peta,baik umum atau peta tematik sama.

a. Fungsi peta 

      Judul peta tematik sangat berbeda dengan judul peta pada peta umum.Pada peta umum,contohnya peta-peta provinsi pada atlas,biasanya memiliki judul peta dengan nama daerah tertentu yang diletakkan di atas peta tersebut.Jadi pada peta umum,judul peta itu berisikan nama tempat nya saja seperti Jawa Barat,Kota Bandung,Sumedang,dan lain-lain.Berbeda dengan peta tematik,judul pada peta tematik disesuaikan dengan tema peta yang ada,contohnya isi peta menggambarkan persebaran curah hujan di Jawa Barat maka judul peta tematik tersebut adalah Peta Curah Hujan Jawa Barat.
Judul peta khusus menunjukkan isi atau tema dari peta dan wilayah yang digambarkan.Peta umum tersebut dibatasi oleh koordinat geografi atau grid,sedangkan peta tematik dibatasi oleh wilayah yang digambar.

b. Skala 

      Skala adalah perbandingan 2 titik pada peta dengan jarak datar di lapangan.Dengan sekala kkita dapat mengetahui berapa jarak datar dua buah tempat pada peta.Peta yang baik selalu mencantumkan skala.

Skala dapat dinyatakan dalam angka,garis,dan verbal.

1). Angka atau pecahan

      Skala ini menunjukkan perbandingan jarak datar pada peta dengan jarak sebenarnya di lapangan.contohnya,jika pada sebuah peta tematik tercantum skala 1:1.500.000 dan menggunakan satuan cm,ini artinhya setiap 1cm pada peta tersebut ,jarak datar di lapangan adalah 1.500.000cm atau 15 km

2). Garis/grafik

      Skala garis dinyatakan dengan garis lurus pendek yang terbagi dalam beberapa bagian dengan jarak yang sama.pada garis tersebut,dicantumkan ukuran jarak data di lapangan,misalnya dinyatakan dalam M,KM,bahkan feet atau mil 

3). Verbal

      Skala verbal dalah skala kata-kata.Jadi,pengujiannya berupa deskipsi contoh skala peta 1:250.000.Skala mempunyai nama lain,yaitu kedar,namun pengertian kedua istilah ini sama saja.

Ketentuan skala yang perlu kalian ketahui,diantaranya:
·                     Makin kecil angka dibelakang tanda (:) makin besar skala peta tersebut
·                     Angka di balik tanda (:) semakin besar berarti skalanya semakin kecil

Skala dapat dinyatakan sebagai berikut :
·                     Dengan perkataan : 1cm berbanding 500 meter
·                     Dengan perbandingan : 1 banding 50.000 atau 1:50.000.

c. Petunjuk arah 

      Petunjuk arah atau tanda orientasi dibuat agar pembaca mengetahui arah Utara,Barat,Selatan,dan Timur pada peta,bukan untuk mengetahui arah mata angin.
Tampilan penunjuk arah pada peta tematik sebagian besar pembuat atau pengutip peta digambarkan secara sederhana yaitu bentuk anak panah yang menghadap ke atas dan diberi tanda U yang berarti arah utara,namun ada juga yang menampilkan ke barat atau selatan.
tanda petunjuk arah pada peta tematik
d.Garis pinggir/tepi

      Garis tepi adalah garis yang membatasi wilayah tergambar pada peta.
Contoh wilayah yang tergambar pada peta.terdiri dari garis yang membatasi gambar ,yaitu:peta itu sendiri garis astromis,judul peta,skala,peta indeks,legenda dan sumber peta,Sedangkan yang sebaiknya terletak di luar garis pinggir diantaranya namapembuat peta dan nomor peta (bila) jumlah peta lebih dari satu.

 
  
e. legenda                             

      Dalam peta tematik,legenda merupakan komponen yang sangat penting karna legenda pada peta tematik berbeda dengan peta umum yang biasa terdapat pada atlas.Pada peta tematik,symbol-simbol yang digunakan cenderung lebih banyak dan berfariasi tergantung pada tema peta yang dibuat,sedangkan pada peta umum,cenderung bersifat baku bagi setiap jalan,sungai,batas Negara,ibu kota Negara,warna perairan,warna daratan (coklat,kuning,hijau).Keberadaan legenda sangat penting karna merupakan kunci dalam memahami symbol-simbolyang ada pada peta,atau disebur juga satuan pemetaan.
      Penempatan letak sumber dalam peta tematik juga perlu diperhatikan dalam urutan symbol sebaiknya dimulai dari batas administratife,kemudian symbol garis yang lain (jalan,sungai) setelah itu,masuk ke kelompok yang lain misalnya ke simbol warna atau arsiran yang memperjelas isi dari peta yang dibuat.
      Hal yang perlu ndinggat dalam pembuatan symbol atau satuan pemetaan yaitu skala peta.Jika skala peta berubah maka ukuran satuan pemetaan ikut berubah.Skala peta lebih besar maka satuan pemetaan/symbol harus lebih rinci.

f. garis lintang dan garis bujur

      Koordinat merupakan garis hayal yang berfungsi untuk menentukan lokasi.Koordinat di klasifikasikan menjadi dua ,yaitu:
·                Koordinat geografi yang ditunjukkan dengan garis bujur dan garis lintang
·                Koordinat grid yang ditunjukkan dengan satuan meter atau kilometer.
Untuk batas administratif seperti kelurahan atau desa,kecamatan,kabupaten,dan profinsi,telah memiliki koordinatnya masing-masing(setelah dihitung posisinya).Berbeda dengan batas daerah aliran sungai (DAS) biasanya harus menghitung secara koordinatnya.Contohnya untuk menentukan batas koordinat daerah aliran cirasiah dibuat terlebih dahulu batasnya,kemudian dihitung koordinatnya dengan perhitungan tertentu menggunakan bahan atau peta dasar peta topografi/peta rupa bumi.

g. Sumber peta

      Pencantum sumber peta pada peta tematik berfungsi untuk mengetahui darimana informasi isi peta tersebut(data tersebut) diperoleh dan kapan (tahun) informasi tersebut didapat oleh si pembuat peta,pada umumya pada peta-peta tematik yang dibuat oleh instansi tertentu data yang didapat bersifat data primer.
Sumber peta dicantumkan agar peta yang disajikan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
      Sumber peta yang biasa dijadikan data sekunder untuk keperluan survey lapangan diantaranya berasal dari instansi-instansi terpercaya seperti badan pertanahan nasional,dinas kehutanan,dan perkebunan,dan badan koordinasi survey tanah nasional.
Contoh penulisan sumber peta pada peta tematik yang baik diantaranya:

·                Sumber : peta rupa bumi,lembar pakutandang.Tahun 2004
·                Sumber : peta topografi,lembar 49/XLI-C Tahun1975

h. Simbol peta

      Simbol peta adalah gambar atau tanda yang mempunyai makna dan arti.Simbol tersebut harus menggambarkan objek di lapangan,maka penggambaran objek dengan menggambar karakteristik objek.Simbol pada peta diklasifikasikan menjadi 3 yaitu:

·                Simbol titik menggambarkan objek seperti kota dan masjid.
·                Simbol garis menggambarkan objek yang membentuk garis,seperti garis pantai dan sungai.
·                Simbol wilayah untuk menggambarkan objek misalnya hutan,sawah,penggunaan lahan Negara,dan sebagainya.

      Pada peta tematik simbol-simbol yang digunakan bergantung dari keinginan si pembuat peta asal tidak diluar kaidah-kaidah pembuatan symbol seperti :mudah dimengerti,sederhana(simple),mencerminkan objek di lapangan dan bersifat umum.
      Terdapat simbol-simbol dasar pada peta tematik yang perlu diketahui,yaitu batas administratif,jalan,sungai,dan region(tata guna lahan,kemiringan lereng,curah hujan dan lain-lain).

1.Batas Administratif

      Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya,bahwa batas administratif berbeda dengan batas alam,biasanya batas administratif telah ditentukan oleh pemerintah setempat yang posisi lintang dan bujurnya telah ada.Pada peta  tematik,simbol batas administratif dapat berupa garis lurus(-),garis putus-putus (-----),garis titik garis(-.-.-.).begitupun batas daerah alian sungai atau sungai yang mengalir di daerah itu.
      Bentuk simbol batas administratif atau batas alam dalam peta tematik

bentuk simbol administratif atau batas alam pada peta temetik
2.Jalan

      Pada peta tematik,simbol jalan dalam hal bentuk sama seperti pada peta umum,yaitu garis lurus,namun pada peta tematik yang perlu diperhatikan adalah bentuk dan ukuran antara jalan utama biasanya garis lurus dan agak lebar (garis agak besar) untuk jalan desa garis lurus tapi agak sempit dari jalan utama (garis tipis) dan pada jalan setapak pada umumnya berbentuk garis putus-putus.agar lebih jelas lihatlah gambar simbol dibawah ini.

simbol jalan

3.Sungai

      Untuk simbol sungai tidak berbeda dengan peta umum,bentuk simbol,yaitu garis dengan warna biru.Namun, sama halnya dengan symbol jalan,bentuk dan ukuran symbol sungai harus diperhatikan. Sungai utama simbol garisnya harus lebih tebal daripada anak-anak sungai.Seperti gambar dibawah ini

simbol sungai

4.Region

      Region atau area pada peta tematik,yaitu batas yang membedakan fenomena/objek wilayah satu dengan wilayah yang lain.Region ini dapat berupa lingkaran,lingkaran tak beraturan,kotak atau segi-segi lain.Biasanya, didalam satu region diberi arsiran atau warna yang berbeda dengan region yang lain,sehingga dalam suatu administratif atau batas DAS terdapat satu atau lebih dari 1 region.Satu region jika fenomena /objek dalam satu batas administratif tersebut sama atau sejenis dan lebih dari satu region jika fenomena atau objek yang ada berfariasi atau beraneka ragam.Misalnya dalam suatu batas DAS,terdapat beberapa region penggunaan lahan,yaitu sawah,permukiman,lading,dan hutan